Jumat, 05 April 2013

Pertama dan Terakhir...

"Pul, jangan lupa diminum obatnya ya! Ibu ke kantor dulu. Nanti siang teteh kamu ke sini abis kuliah."

"Ia bu."

Pintu kemudian ditutup dan ibu menghilang di balik pintu. Sudah 3 bulan aku keluar masuk rumah sakit. Ingin rasanya segera sembuh dari penyakit ini. Lalu pergi ke sana. Ke tempat dimana ia berada.

---------------------------

"Pul, kado dari kamu udah dititipin yah pas kita ke theater. Diasta manis lho di Tenshi no Shippo."

"Sankyuu san. Padahal udah ada rencana ke Jakarta bareng kalian tapi malah sakit."

"Bisa lain kali lah pul. Toh Kang Yoga udah nyanggupin kalo kamu ntar sembuh kita ke theater lagi."

"Ia, ia. Doain dongs biar cepet sembuh."

"Pasti lah pul. Biar kamu bisa ketemu ama oshimenmu. Udah ngebet banget kan kamu. Coba kamu sukanya dari dulu. Pasti udah pernah ketemu dah."

"Kamu telat sih san ngeracun sayanya."

"Ya udah deh, kita pulang dulu ta pul. Udah sore juga ini. Titipan kamu udah ada semua kan? Photo, pin, poster. Semoga bisa jadi penyemangat buat kesembuhanmu ya."

"Ia, makasih kang Arga."

----------------------------

"Impian ada di tengah peluh"
"bagai bunga yang mekar secara perlahan"
"Usaha keras itu tak akan mengkhianati"

"Duh, lagu Shonichi ini emang mantap. Kalo denger ini, semangat saya untuk segera sembuh semakin tinggi."

"Ngomong sendiri lagi pul?"

"Eh ibu, baru pulang kantor ya?"

"Ia. Semoga kamu bisa bertemu sama Diasta ya Pul."

"Ia bu. Doakan ya biar Epul cepet sembuh."

"Pasti Pul."

-------------------------------

"Malam semua."

"Malam Dok."

"Bu, bisa kita bicara di ruangan saya?"

"Tentu Dok. Pul, Ibu ke luar dulu ya"

"Ia, Bu."

------

"Ah, Ibu sudah datang."

"Bagaimana kata dokter tadi bu? Apa Epul harus dioperasi?" Tetehku nyengir.

"Teteh mah malah nakut-nakutin aja." Aku sedikit cemberut.

"Tetehmu benar Pul. Kamu harus dioperasi. Itu pun belum tentu bisa membuat kamu sembuh dari kanker ini." Ibu terisak.

Aku termenung.

"Ya Allah, berat sekali ujian darimu ini. Ya Allah, jika memang kanker ini akan mengantarkanku untuk bertemu denganmu. Izinkan aku untuk sekali saja bertemu dengannya. Dengan Diasta yang saya idolakan." Entah kenapa aku merasa hidupku sudah tidak lama lagi.

"Kapan jadwal operasinya bu?"

"Kata dokter minggu depan. Semoga kamu sembuh setelah operasi ya pul." Ibu terisak semakin keras.

---------------------------------

"Pul, semangat ya. Jangan putus harapan. Begitu kamu sehat kita pasti bawa kamu ketemu sama Diasta."

"Ia Pul. Yang penting sekarang kamu sehat dulu. Yakin kalo usaha keras tak akan mengkhianati pul."

Semua ucapan dan dukungan mengalir. Hanya saja, entah kenapa perasaan bahwa Ia akan memanggilku tidak lama lagi tidak juga hilang.

"Ya Allah. Jika engkau ingin memanggilku, kumohon pertemukanku dengan Diasta terlebih dahulu. Meski hanya sebentarpun tidak mengapa Ya Allah."

"Baiklah, operasi akan kita mulai sebentar lagi. Epul saya bawa dulu ke ruang operasi ya Bu, Adik-adik. Doakan semoga operasi berjalan lancar dan epul bisa sehat seperti sedia kala."

---------------------------------

2 Jam setelahnya....

"Maaf Bu, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi, Yang Mahakuasa berkehendak lain."

Ibu, langsung terdiam dan menitikan air mata. Begitu pula dengan teteh. Teman-teman pun ternganga tidak percaya. Seakan petir menyambar dengan keras, setelah semua usaha dan doa yang dipanjatkan. Ternyata Ia memiliki kehendak yang lain untuk diriku.

"Tolong Epul jangan terlalu diberi beban lagi. Jika ibu tidak kuat untuk menyampaikan kepada Epul, biar saya nanti yang menyampaikannya."

"Tidak apa-apa Dok. Biar saya yang menyampaikannya." Masih menangis dan belum bisa mengontrol dirinya.

----------------------------------

"Bu, jam berapa ini?"

"Kamu sudah sadar nak? Sudah pukul 19."

"Bagaimana operasinya bu? Apa kata dokter? Saya sudah sembuhkan setelah operasi tadi?"

Seketika suasana menjadi hening...

"Ia pul. Kamu bakalan sembuh ko." Ibu tersenyum tipis.

-----------------------------------

Meski ibu berkata aku akan sembuh kemarin. Tapi aku merasakan kejanggalan dari kata-katanya. Dokter semakin intens datang ke ruanganku. Ibu semakin sering bengong. Keadaanku yang juga tidak kunjung membaik, malah kepala ini semakin sakit rasanya. Ingin aku memecahkannya dan segera pergi dari dunia ini.

Esoknya, aku kembali bertanya kepada ibu.

"Bu, tolong jawab dengan jujur. Bagaimana keadaanku saat ini?"

Keadaan kembali hening...

"Sebenarnya aku ga bisa sembuh kan bu? Penyakitku terlalu beratkan bu? Kanker ini udah terlalu kuat ada di dalam otakku kan bu?"

Ibu masih terdiam...

"Ayo jawab bu!" Aku sedikit terisak.

"Nak, dokter sudah berusaha untuk menyelamatkan nyawamu. Tapi Allah berkehendak lain nak." Tangis ibupun pecah di sana.

Akupun terdiam. Merenung bahwa sebentar lagi kanker akan merengut nyawaku. Berpikir bahwa ini tidak lah adil. Aku yang sangat ingin bertemu dengan Diasta, malah harus dipertemukan dengan maut.

"Bu, kalau begitu. Satu saja permintaan saya sebelum kembali ke hadapan-Nya. Izinkan saya ke Jakarta untuk bertemu dengan Diasta." Akupun memohon kepada ibuku.

"Baiklah nak. Jika itu memang keinginanmu. Ibu tidak akan melarangnya."

Setelah mendengar itu, rasanya hati ini senang. Segera kukabari teman-temanku agar mereka bisa datang dan membicarakan masalah ini di sini.

----------------------------------------

Keesokan harinya. Kuceritakan semua pada mereka. Mereka tampak kaget dan sedih mendengar berita itu. Mereka akan sangat senang sekali bisa membantu keinginan terakhirku. Akan tetapi...

"Belakangan Diasta ga ada di list member yang tampil pul. Semenjak set list ganti ke RKJ dia belom pernah tampil."

"Jadwal minggu ini juga ga ada Diastanya pul. Kecuali kalo kamu mau ke theater meski ga ada Diasta."

"Ga deh. Saya cuman pengen ketemu sama Diasta aja sebenernya. Ga harus di theater juga." Aku tertunduk lemas mendengar penjelasan dari teman-temanku.

"Nyalain tipi ya. Kan ada JKT48 di Dasiat hari ini. Mungkin ada Diasta tampil" Kang Arga menggodaku.

Ketika kami menyalakan TV chanel Rajawali, yang terbuka adalah breaking news soal kecelakaan yang terjadi di Bandung.

"Kecelakaan terjadi di pintu tol Pasteur. Sebuah bus milik perguruan tinggi di Bandung bertabrakan dengan truk yang mengangkut material-material besi untuk fondasi beton. Kecelakaan menelan korban 2 orang meninggal di tempat dan sisanya luka berat serta ringan. Korban meninggal dan yang mengalami luka dilarikan ke RSHS untuk mendapat perawatan lebih intensif."

Sedikit tercengang ketika mendengar berita tersebut. Dari info yang kudapat, Diasta kuliah di Perguruan Tinggi tersebut. Dalam hati aku berdoa semoga Diasta tidak ada di sana.

"Pantas saja tadi banyak orang ketika kita melewat ke UGD. Ada kecelakaan toh di gerbang tol." Celetuk ikhsan.

Entah kenapa firasatku tidak enak.

"Anterin ke luar yo. Pengen cari tau masalah kecelakaan ini." Pintaku.

"Mang kenapa pengen tau gitu kamu pul?" Tanya kang Puthut.

"Sebenernya, Diasta kuliah di Perguruan Tinggi itu. Dan firasatku ga enak ini kang." Jawabku.

"Ouh, ya udah. Kita ke bawah aja. Ada kursi dorong kan? Ntar kita mencar buat cari taunya. Kumpul di lobi aja."

"Sip kang." Semua berkata tanda setuju.

Kamipun ke bawah dan berusaha mencari informasi. Setelah setengah jam. Kami menuju lobi dan hanya sedikit hal yang kuketahui.

"Duh, kang. Katanya ada yang ketusuk dadanya dan itu cewe." Aku jadi semakin khawatir.

"Kita berdoa aja ya pul. Semoga ikhsan, kang yoga, dan puthut dapet berita yang lebih jelas." Kang Arga berucap.

Tidak lama kemudian datanglah ketiganya. Muka kang Yoga aga berbeda. Ada raut tak enak di wajahnya. Firasatku semakin yakin kalo cewe itu Diasta.

"Gimana?" Tanya kang Arga.

"Pul, kamu jangan kaget ya." Pinta Kang Puthut.

"Kan ada yang ketusuk tuh. Dan itu cewe. Ternyata yang ketusuk itu..." Kang Yoga terdiam.

"Diasta kang?" Aku mendesak.

"Ia pul." Ikhsan menghela napas.

Aku tersentak. Campur aduk rasanya. Setelah mendengar bahwa hidupku sudah tidak lama lagi. Kini Diasta yang aku idolakanpun dalam keadaan kritis. Ingin rasanya kuberteriak di sini.

---------------------------------

Malamnya, aku mendengar suster yang merawatku tengah bercakap-cakap dengan suster lain. Mereka mengobrol tentang korban kecelakaan yang tadi siang dioperasi. Akupun menguping pembicaraan mereka.

"Sus, katanya anggota Je Ka Te Empat Lapan tadi kecelakaan terus dioperasi ya?"

"Ia sus. Tadi kata suster mirna yang ikut operasinya sih begitu."

"Operasinya berhasil ya sus? Tapi katanya cuman bisa memanjangkan umurnya beberapa hari aja ya?"

"Ia, jantungnya jadi lemah. Kalo mau hidup, harus..."

Tiba-tiba pembicaraan mereka terpotong. Aku jadi kesal sama yang membuat pembicaraan mereka terpotong.

"Malam suster."

"Malam Dok."

"Rupanya Dokter yang merawatku baru saja tiba." Pikirku.

"Malam dek. Kita periksa dulu ya sebentar."

Setelah pemeriksaan malam itu. Aku jadi tidak bisa tidur karena memikirkan kata yang terpotong dari percakapan suster tadi.

--------------------------------------

Siang harinya, Ikhsan kembali berkunjung.

"Pul, katanya member ada yang datang lho. Ngejenguk Diasta." Ikhsan membuka pembicaraan.

"Ada siapa aja? Diasta udah sadar belom?" Tanyaku.

"Tadi liat sih ada Beby, Kinal, Dhike, Frieska. Member yang masih SMA pada datang menjenguk. C teteh masih kuliah mungkin jadi belom datang. Kayanya sih belom sadar." jawabnya.

"Seneng nih bisa liat Beby lagi san. Dah lama juga kamu ga ke theater lantaran harus siap-siap UN." Timpalku.

"Ia nih pul." Ikhsan aga tersipu.

"katanya sih Diasta...."

Ikhsan berbicara cukup pelan. Sampai terdengar seperti hanya saya dan dia yang bisa mendengar apa yang dia ucapkan. Ga tau juga kenapa. Tapi akhirnya aku dapat jawaban dari pertanyaanku tadi malam. Aku tertegun sebentar. Mencoba berpikir lebih keras dari biasanya. Kurasa, rasa itu sangat tinggi bersemayam di hati. Aku hanya perlu mengabarkannya kepada mereka.

"San, nanti titip surat ya buat Diasta." Pintaku.

"Oh, boleh aja. Kenapa ga kamu yg kasih sendiri aja sih? Malu-malu ya kamu?" Ikhsan meledekku lagi.

Akupun aga tersipu mendengarnya. Tapi, apa daya. Hanya ini yang bisa kulakukan saat ini.

-----------------------------------------

Keesokan harinya, Diasta akhirnya mendapatkan donor jantung. Teman-teman member JKT48, staff, serta keluar Diasta amat senang mendengarnya. Sayapun senang mendengar hal tersebut.

Pukul 14 akhirnya operasi selesai. Dari kabar yang kudengar, operasi berhasil dilakukan. Senangnya hati ini. Kurasa, Diasta baru akan sadar besok atau lusa. Akupun berbicara dengan salah satu official. Mengatakan tujuanku dan sedikit berdebat dengannya. Akhirnya aku mendapat izin untuk bertemu dengannya. Ia akan memberi tahu jika Diasta sudah sadar.

Esoknya, setelah menghadiri acara itu, aku dihubungi oleh pihak official JKT48 bahwa Diasta telah sadar. Mungkin nanti sore saya bisa datang untuk menemuinya. Akhirnya, waktu ini datang juga. Kubulatkan tekad untuk pergi menemui Diasta nanti sore.

Sorenya, akupun bergegas ke Rumah Sakit untuk bertemu dengan Diasta. Sesampainya di Rumah Sakit, kuhubungi terlebih dahulu Official yg mengabariku. Setelah berbincang-bincang sedikit akupun diizinkan untuk bertemu dengan Diasta.

"Tok tok tok. Sore Kak. Maaf mengganggu istirahat Ka Diasta."

"Ia ga papa. Silahkan masuk." ucap Diasta sambil tersenyum ke arahku.

Meski baru siuman beberapa saat yang lalu dan mukanya masih pucat, saat itu aku merasa Diasta amat cantik.

"Ini, ada yang ingin saya sampaikan untuk Kak Diasta." Sambil menyerahkan sepucuk surat.

"Ini dari kamu?" Tanyanya.

"Dibaca aja suratnya kak" Pintaku.

Akhirnya Diasta membuka surat tersebut dan mulai membacanya. Saat membacanya, ia terisak. Kemudian ia menangis. Akupun tak dapat menahan air mata yang mengalir dengan derasnya. Hari ini, semua yang ia rasakan sudah tersampaikan kepada orang yang ia sayangi. Semoga rasa itu, dapat terjaga dalam diri orang yang amat ia sayangi.

---------------------------------------------------------------

Kepada Yang Kusayangi
Kak Diasta

Assalamualaikum wr wb

Mohon maaf saya tidak dapat menyerahkan surat ini secara langsung kepada kak diasata. Saya terpaksa menitipkan surat ini kepada teman saya. Saya sebenarnya sangat ingin untuk menyerahkannya secara langsung kepada Kak Diasta. Apa daya, saat kak diasta membaca surat ini, saya sudah tidak ada lagi di dunia ini.
   
Terima kasih karena telah menjadi penyemangat hidupku selama aku berjuang melawan penyakit ini. Terima kasih sudah mau menggunakan hadiah yang saya berikan untuk kak diasta yang saya titipkan pada teman saya. Terima kasih sudah muncul di kehidupanku meski sangat singkat. Sekali lagi terima kasih karena telah mewarnai akhir hayatku.

Kak, pertemuan dengan kakak sebelum aku pergi adalah suatu yang sangat berharga. Tak akan kulupakan meski aku sudah berada di dunia yang berbeda dengan kakak. Pertemuan yang sangat singkat sekali. Karena hanya sebelum operasilah aku bisa melihat kakak. Meski saat itu hanya sebentar, tapi dengan itu tidak ada lagi rasa penyesalan sebelum akhirnya Ia memanggilku. Dengan kangker yang hinggap pada otakku dan sedikit waktu yang tersisa. Pertemuan dengan kakak meski hanya sekejap adalah hadiah terindah dalam hidupku.

Kak, maaf aku tidak bisa menemui kakak di theater. Maaf sekali kak. Bukan aku tak ingin. Apa daya, penyakit ini tidak mengizinkanku untuk pergi ke tempatmu. Hanya surat dan hadiah dariku yang bisa ke tempatmu. Dan janjiku pada surat pertamaku pada kakak tidak bisa aku penuhi. Jika masih ada waktu dan kejadian ini tidak ada, aku pasti akan memenuhi janjiku pada kakak.

Kak, jangan sedih ya meski aku sudah tidak ada lagi di dunia ini. Karena aku akan selalu hidup di dalam diri kakak. Menopang kakak. Membantu mengalirkan darah ke seluruh tubuh kakak. Semoga jantungku dapat membantu kakak untuk terus berjuang meraih mimpi kakak. Menggapai semua cita-cita yang ingin kakak raih. Aku senang, karena aku dapat membantu orang yang paling kusayangi di dunia ini. Karena bagaimanapun, nyawaku sudah tidak dapat diselamatkan. Tapi nyawa kakak masih bisa terselamatkan dengan jantungku.

Kak, mungkin hanya ini yang dapat kusampaikan pada surat terakhirku. Maaf karena aku hanya dapat mendukung kakak sejauh ini. Semangat terus ya kak. Jadilah orang yang dapat menyembuhkan hati orang dan menebarkan senyummu yang cantik kepada semua orang. Semoga kita dapat bertemu lagi di akhirat kelak. Sekali lagi terima kasih, maaf, senang dapat membantu kakak.

Wassalamualaikum wr wb

Orang yang menyayangimu


Saepul

---------------------------------------------------------------

Minggu, 08 Juli 2012

New Life New Hobby

Halo semua.... :hi:

Apa kabar? :)

Sudah lama sekali tidak posting di blog nih. Beberapa waktu ini emang lagi males banget posting di blog. Karena satu dan lain hal yang pasti. Setelah bertapa beberapa saat dan bertemu dengan beberapa rekan-rekan yang tetap tidak menghilangkan rasa malasku ini untuk aktif dan eksis di dunia sana. Bahkan untuk medukung kehiatusan saya di dunia saya, saya putuskan untuk belum mengaktifkan kembali account Facebook saya.

Jumat, 01 Juni 2012

Happy 4th Anniversary HIMAKOM XXI


"Kamu mau dilantik sama alumni atau panitia?" Kalimat yang ditanyakan di pos sebelum pos Alumni. Cililin, Kab. Bandung, 1 Juni 2008.

Wahana inspirasi
berkarya dan berhimpun
Birulah lambang kami
laksana langit nan luhur

Majukan bersama
himpunan kita
Bangkitkan smangat membangun
Sumbang jasa dan karyamu

Himpunan kita HIMAKOM
Jaya slamanya

Selasa, 17 April 2012

Titik titik titik


Hmm...

I feel so empty right now
Some time I fell lonely to
Can I face this big world all by my self
Even I try so hard I just get ignored

Some times I feel I was nothing
Take a way to be something
But now I feel really tired
I think I can to be something

Rabu, 28 Maret 2012

Selamat Ulang Tahun...


Selamat Ulang Tahun.... \(^0^)/

Semoga apa yang engkau harapkan dapat tercapai, semoga Allah senantiasa mencurahkan berkah, rahmat, karunia dan hidayah-Nya serta melimpahkan rezeki yang mencukupi untukmu dan semoga engkau dapat menggapai ridha-Nya di sisa umurmu. Semoga pula dimudahkan memahami setiap mata kuliahnya dilancarkan dalam menjalani setiap aktifitasnya, dikuatkan dalam menjalani setiap cobaan dari-Nya, dan dipercantik iman dan taqwanya. Aamiin...

Minggu, 25 Maret 2012

The Raid




Hari ini saya baru nonton The Raid. Dari awal mpe akhir adegan action-nya ga berenti-berenti. Rasanya kita ga da waktu untuk sekedar tarik napas. Film inipun menyuguhkan adegan yang amat berdarah-darah.

Sabtu, 24 Maret 2012

66 Tahun yang Lalu


Sajak Seorang Tua Tentang Bandung Lautan Api 
Bagaimana mungkin kita bernegara
bila tidak mampu mempertahankan wilayahnya
bagaimana mungkin kita berbangsa
bila tidak mampu mempertahankan kepastian hidup bersama ?
Itulah sebabnya
kami tidak ikhlas
menyerahkan Bandung kepada tentara Inggris
dan akhirnya kami bumi hanguskan kota tercinta itu
sehingga menjadi lautan api
Kini batinku kembali mengenang
udara panas yang bergetar dan menggelombang,
bau asap, bau keringat
suara ledakan dipantulkan mega yang jingga, dan kaki
langit berwarna kesumba
Kami berlaga
memperjuangkan kelayakan hidup umat manusia.
kedaulatan hidup bersama adalah sumber keadilan merata
yang bisa dialami dengan nyata
mana mungkin itu bisa terjadi
di dalam penindasan dan penjajahan
manusia mana
akan membiarkan keturunannya hidup
tanpa jaminan kepastian?
Hidup yang disyukuri adalah hidup yang diolah
hidup yang diperkembangkan
dan hidup yang dipertahankan
itulah sebabnya kami melawan penindasan
kota Bandung berkobar menyala-nyala tapi kedaulatan
bangsa tetap terjaga
Kini aku sudah tua
aku terjaga dari tidurku
di tengah malam di pegunungan
bau apakah yang tercium olehku?
Apakah ini bau asap medan laga tempo dulu
yang dibawa oleh mimpi kepadaku?
ataukah ini bau limbah pencemaran?
Gemuruh apakah yang aku dengar ini?
apakah ini deru perjuangan masa silam
di tanah periangan?
ataukah gaduh hidup yang rusuh
karena dikhianati dewa keadilan.
Aku terkesiap
sukmaku gagap
apakah aku dibangunkan oleh mimpi?
Apakah aku tersentak
oleh satu isyarat kehidupan?
Di dalam kesunyian malam
aku menyeru-nyeru kamu, putera-puteriku
Apakah yang terjadi?
Darah teman-temanku
telah tumpah di Sukakarsa
di Dayeuh Kolot
di Kiara Condong
di setiap jejak medan laga.
Kini
kami tersentak,
terbangun bersama.
putera-puteriku, apakah yang terjadi?
apakah kamu bisa menjawab pertanyaan kami?
Wahai teman-teman seperjuanganku yang dulu,
apakah kita masih sama-sama setia
membela keadilan hidup bersama
Manusia dari setiap angkatan bangsa
akan mengalami saat tiba-tiba terjaga
tersentak dalam kesendirian malam yang sunyi
aan menghadapi pertanyaan jaman:
apakah yang terjadi?
apakah yang telah kamu lakukan?
apakah yang sedang kamu lakukan?
Dan, ya, hidup kita yang fana akan mempunyai makna
dari jawaban yang kita berikan.
Oleh : W.S. Rendra

Senin, 05 Maret 2012

عيد ميلاد سعيد

Id milad sa'id


Hari ini, kembali di tengah perjalanan saya ada seorang adik saya bertambah usianya. Kaka ucapkan

Id milad sa'id...

Jumat, 02 Maret 2012

Jadwal Libur dan Cuti Bersama Tahun 2012

Hari Libur Nasional :

1 Januari 2012 Tahun Baru Masehi
23 Januari Tahun Baru Imlek
5 Februari Maulid Nabi Muhammad SAW
23 Maret Hari Raya Nyepi
6 April Wafat Yesus Kristus
6 Mei Hari Raya Waisak
17 Mei Kenaikan Yesus Kristus
17 Juni Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
17 Agustus Hari Kemerdekaan Indonesia
19 dan 20 Agustus Hari Raya Idul Fitri
26 Oktober Hari Raya Idul Adha
15 November Tahun Baru Hijriah
25 Desember Hari Raya Natal

Cuti Bersama :

18 Mei 2012 cuti bersama kenaikan Yesus Kristus
21 dan 22 Agustus cuti bersama Idul Fitri
16 November cuti bersama Tahun Baru Hijriah
24 Desember cuti bersama Hari Raya Natal
31 Desember cuti bersama Tahun Baru Masehi 2013

Jadwal berdasarkan KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI, DAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR: 7 TAHUN 2011; NOMOR: 04/MEN/VII/2011; NOMOR: SKB/03/M.PAN-RB/2011 dan perubahannya.

Kamis, 01 Maret 2012

Evolution

Beck


Long long long time ago
Katsute nihon no ashi de massugu to daichi ni stand up
Amatta nihon no te de create
That community changed to society

Shikou to koudou wo kurikaeshi
Risou to soudou wo furikaeri
Come to gendai kako kara mireba mirai
Ya-charu de nandemo "poku" de kiru jidai

Hajimemashite sokuratesu
Ima wo ikiteru bokura desu
Anata no me ni wa dou utsurimasuka?
Wide view mo tsu tetsugaku master
Original mesen de sing a song
Da-uin to wa betsu no shinkaron
Muchi wo shiru koto de mieru genjitsu
The world is big na jikkenshitsu
Come On!

Hey!
Evolution!
Hey! I wanna get so high stimulation
Hey!
Evolution!
Hey!

Almost over nante iu ni wa mada hayai
Kyosei wo hariai okosu machigai
Top ni tachitai nante kachitai
yatsura no tawagoto mattaru kachinai

How about that? It's not easy
Jishin motsu koto de identity
Make fix sure tame no vitality
Moteba soko kara wa it's so easy
Ii kono furi de sugosu everyday
Look the mirror you ain't fly
Keep it real hibi onore migaku
Believe in your self let's do it
You can fly

Hey!
Evolution!
Hey! I wanna get so high stimulation
Hey!
Evolution!
Hey!
You can fly!

Selasa, 28 Februari 2012

Coming Soon...


1.. 2.. 3.. 4.. 5.. 6.. 7.. 8..

Wuih, it has been 8 week since i choose to take a journey. Some times I really miss my old live. But I know, this is the best for me right now. Far from my old live. Take a hiatus time for calm my self and thinking for the best way I must take when I came back to that place.

Anyway, I got sclod by my friend about the path that I choose right now. But I think, this is was the best path that I must take in this time. I can calm my self, refresh from that world, thinking about what I must do when I'm back.

Selasa, 14 Februari 2012

Sendiri Menyepi...

Sendiri menyepi
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku
seakan kujauh dari ketenangan

Manusia adalah makhluk sosial
tidak dapat hidup sendiri
tidak dapat berdiri sendiri
selalu ada orang lain dalam setiap cerita manusia

Sabtu, 28 Januari 2012

생일축하합니다

Saeng-il chukha hamnida

Hari ini di tengah perjalanan saya, kembali salah seorang adik saya berulang tahun. Hari ini tepat ia berusia 21 tahun. Meski tidak bisa mengucapkan secara langsung, lewat postingan ini kaka ucapkan:

Saeng-il chukha hamnida

The Choosed K


11 tahun yang lalu. Saat saya masih lucu dan imut (sekarang juga masih deng =))) serta masih polos-polosnya. Saat itu ada anime baru yang ditanyangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta yakni Digimon Adventure. Entah mengapa saya begitu menyukainya.

Kata seorang pakar psikologi masa-masa SD adalah masa dimana manusia sudah mulai membuat kelompok-kelompok kecil dalam pertemanan atau istilah gaulnya mah geng. Dan sayapun membuat kelompok tersebut.

Kamis, 26 Januari 2012

I am in Misery

I am in misery
There ain't nobody who can comfort me, oh yeah

Sepenggal lirik dari lagu Misery milik Maroon 5 yang menggambarkan keadaanku saat ini. Sedara nyata saya memang sedang cukup tidak karuan saat ini. Kacau, sedih, pusing, galau. Banyak hal negatif yang tengah hinggap di dalam jiwa saya. Bahkan beberapa sikap orang-orang terdekat saya memperburuk keadaan.

Saya bingung. Sudah hampir 3 bulan ini saya menganggur. Sebelum perjalanan memang saya sempat diterima bekerja dan dapat mulai bekerja awal desember tahun lalu. Akan tetapi perkataan seorang sahabat membuat saya memutuskan untuk tidak jadi menerima tawaran bekerja dari perusahaan yang sebelumnya telah menerima saya. Dan pada saat menunggu, dikabarkanlah saya oleh teman saya bahwa penerimaan dari kantornya paling dilakukan setelah tahun baru karena akan membereskan berbagai masalah dahulu. Akhirnya saya menghilangkan harapan untuk dipanggil ke perusahaan itu.

Senin, 23 Januari 2012

Berani Jomblo Berani Mengejar Jodoh




Judul : Berani Jomblo Berani Mengejar Jodoh
Penulis : Masrur Huda, S.S., M.Pd.I dan MasBro
Penerbit : QultumMedia
Harga : Rp35.000 (harga dapat berubah sewaktu-waktu)

Selasa, 17 Januari 2012

2 Minggu 2 Hari

Assalamualaikum wr wb

Tak terasa sudah 2 minggu 2 hari aku melakukan perjalanan. Semoga ke depannya perjalananku dilancarkan oleh Yang Maha Kuasa. Agar kelak setelah pulang dari perjalanan ini ku bisa kembali menjadi insan yang lebih baik lagi :). Aamiin...

Setelah selama itu kulakukan perjalan, kumerasa aku masih belum mendapatkan sesuatu yang kucari dari perjalan ini. Masih butuh waktu untuk kuterus berjalan dan mencari jawaban dari segala pertanyaan yang tengah kurasakan. Masih terombang ambing dengan ketidak pastian dan keraguan yang ada di hati. #play Dilema - Chiby. Lho (-,-"")...

Jumat, 13 Januari 2012

Tadaima


"Tadaima..", "Okaeri..". Dua buah kata yang biasanya digunakan di Negeri Matahari Terbit ketika seseorang pulang ke rumahnya. Tadaima yang biasa diartikan "Saya pulang" dan okaeri yang  biasa diartikan "Selamat datang".

Tapi karena saya adalah seorang muslim dan saya sendiri tidak tau seperti apa budaya yang biasanya ada di tanah sunda ketika pergi dan pulang ke rumah maka saya pastinya menggunakan Assalamualaikum dan Wa'alaikumsalam sebagai kata untuk pergi maupun pulang.

Kamis, 12 Januari 2012

誕生日おめでとう ぼくらの 妹

Tanjōbi omedetō boku-ra no imōto

Hari ini 12 Januari 2012, tepat 18 tahun salah seorang adik terbaikku lahir. Karena itu sebagai seorang kaka saya ingin menyampaikan beberapa hal.

Selamat ulang tahun ya adikku :), maaf kaka ga bisa menyampaikannya dengan komunikasi langsung. Hanya bisa via tulisan di blog yang mungkin juga sangat jarang dikunjungi orang-orang. Jangankan orang-orang yang ga kenal dengan kaka, orang-orang yang kenal dengan kakapun pastinya malas untuk sekedar melihat isi dari blog ini karena memang isinya sampai detik ini tidak berbobot. Maaf juga selama beberapa saat yang lalu kaka tidak membalas sms darimu, tidak membalas sapaanmu di media chatting. Maaf jika sudah membuatmu kesal dan khawatir. Terima kasih sudah mau menjadikan orang seperti saya sebagai kakakmu. Kaka doakan semoga apa yang kamu harapkan dapat tercapai, semoga Allah senantiasa mencurahkan berkah, rahmat, karunia, dan hidayah-Nya serta melimpahkan rezeki yang mencukupi untukmu dan semoga engkau dapat menggapai ridha-Nya di sisa umurmu ini. Semoga engkau juga diberi kemampuan untuk bertahan dari segala cobaan dari-Nya. Aamiin...

Sabtu, 31 Desember 2011

Farewell 2011, Welcome 2012


Assalamualaikum wr wb

Tidak terasa tahun 2011 akan berakhir dan tahun 2012 akan kita jalani. Banyak hal yang telah terjadi di tahun 2011 ini, baik hal yang besar yang dapat mempengaruhi banyak orang di dunia hingga hal yang cukup besar yang hanya mempengaruhi sekelompok orang. Dari hal yang baik hingga hal yang dirasa kurang baik bagi kita. Apapun yang terjadi kita harus tetap bersyukur karena masih diberi umur hingga hari ini dan masih dapat merubah diri kita ke arah yang lebih baik.

Banyak hal yang juga terjadi pada saya dan mempengaruhi kehidupan saya di tahun 2011 ini. Mulai dari hal yang baik sampai hal yang menyelekit kana hate :P. Mulai dari yang besar dan yang kici-kici.